Dijatuhi Sanksi Berat, Bos Arema Mengaku Rugi Besar

Dijatuhi Sanksi Berat, Bos Arema Mengaku Rugi Besar

CEO Arema FC, Iwan Budianto mengaku timnya akan mendapatkan kerugian atas sanksi berat yang diberikan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Seperti yang diketahui, Komdis PSSI telah melarang Aremania untuk hadir dalam pertandingan kandang maupun tandang hingg akhir musim nanti.

Menurut Iwan, sanksi ini akan sangat merugikan Arema FC untuk menjalani pertandingan di sisa kompetisi musim ini. Apalagi, posisi tim yang mendapat julukan Singo Edan tersebut masih cukup mengkhawatirkan.

“Tidak hanya bagi klub yang kehilangan dukungan dari Aremania di saat posisi Arema FC berada di posisi yang mengkhawatirkan, Klub juga kehilangan pendapatan, tentu akan berpengaruh terhadap operasional kelangsungan hidupnya,” ujar Iwan.

“Tidak hanya pemain dan ofisial (Arema FC), tapi dampak ini juga bisa mempengaruhi nasib karyawan juga,” lanjut Iwan.

Tak hanya Larangan hadirnya Aremania di setiap pertandingan hingga akhir musim ini, Komdis PSSI juga memberikan denda sebesar Rp100 juta kepada tim yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan tersebut.

Sanksi itu diberikan karena Aremania menyalakan flare dan melakukan pelemparan botol di pertandingan derby Jawa Timur antara Arema FC vs Persebaya Surabaya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply