Tetap Kalem, Tottenham

Tetap Kalem, Tottenham

Tottenham Hotspur menang telak di markas Manchester United, mengirim sinyal untuk para rival Premier League. Tapi Mauricio Pochettino ingin timnya tetap kalem.

Tottenham menang 3-0 atas MU di Old Trafford, Selasa (28/8/2018) dinihari WIB. Sempat ketat di babak pertama, The Lilywhites bangkit di paruh kedua dan memaksimalkan peluang-peluangnya.

Harry Kane mencetak gol pertama pada menit ke-50, lalu diikuti dua gol dari Lucas Moura di menit ke-52 dan 84. Tottenham dan MU sama-sama mencatatkan lima tembakan tepat target, tapi Kane dkk. membuktikan diri lebih efisien.

Bisa mengunci kemenangan di babak kedua, terlebih mencetak tiga gol, menunjukkan adanya kematangan dalam diri Tottenham. Kini tinggal bagaimana tim London Utara itu konsisten sepanjang musim untuk terus bersaing di papan atas.

“Ini adalah kemenangan yang sangat besar. Ini bisa memberikan kami kepercayaan diri yang sangat besar dan keyakinan dengan bagaimana kami bekerja. Kami tahu akhir musim masih terlalu jauh, kami perlu terus berusaha, mencoba konsisten,” kata Mauricio Pochettino kepada Sky Sports.

“Mari tetap tenang dan bekerja keras adalah hal terpentingnya. Mereka lebih baik dari kami di babak pertama. Paruh kedua, kami punya kans untuk mencetak gol dan kami mendominasi pertandingan.”

“Saya sangat senang karena 3-0 di babak kedua itu seperti staf pelatih punya efek tersendiri. Tapi kredit tetap untuk pemain. Kami punya filosofi kami sendiri dan mencoba menghormati itu, tapi kredit tetap untuk para pemain karena mereka percaya,” imbuhnya seperti dilansir BBC.

Kemenangan atas MU jadi sinyal Tottenham untuk para rival lain. Mereka kini jadi satu dari empat tim yang masih sempurna di tiga pekan pertama, bersama Liverpool, Chelsea, dan Watford, sementara juara bertahan Manchester City ada di posisi lima dengan tujuh poin.

Pochettino melihat pembicaraan soal gelar masihlah terlalu dini. Dia cuma berharap para pemain tetap tenang dan tak cepat terbuai dengan hasil-hasil dari laga ke laga.

“Kita akan lihat apa yang terjadi dengan tantangan gelar juara. Hal terpentingnya adalah tetap kalem. Kalau di akhir musim dengan 10 laga tersisa kami ada di posisi bagus, maka kami sudah menunjukkan bahwa kami bisa bersaing,” tandas manajer asal Argentina ini.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply