Presiden UEFA: Kasus AC Milan Jadi Bukti jika FFP Bekerja

Presiden UEFA: Kasus AC Milan Jadi Bukti jika FFP Bekerja

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, mengklaim bahwa kasus AC Milan adalah sebuah bukti bahwa Financial Fair Play telah sukses diberlakukan.

Milan sempat akan diskors dari turnamen Eropa pada bulan Juni, hanya saja keputusan itu dibatalkan setelah mengajukan banding karena adanya perubahan kepemilikan di raksasa Serie A.

UEFA mengutip pelanggaran FFP dan peraturan perizinan sebagai alasan untuk menghukum Milan. Namun meskipun pengajuan banding AC Milan sukses, Ceferin menegaskan bahwa itu memang sudah mengikuti prosedur.

“Alasan Financial Fair Play diperkenalkan pertama dan terutama untuk menjamin stabilitas keuangan klub-klub Eropa,” kata Ceferin kepada Corriere dello Sport.

“Aturan itu membantu banyak klub untuk meningkatkan stabilitas keuangan mereka, memaksa mereka untuk tidak membelanjakan lebih dari yang mereka hasilkan.

“Hasilnya adalah peningkatan yang tidak diragukan dalam kesehatan sepak bola Eropa. Sistem ini independen dan saya pikir semua orang harus menghargai fakta bahwa kasus Milan terbukti Financial Fair Play telah bekerja.”

“Sekarang saatnya untuk mengambil langkah berikutnya, itulah mengapa kami baru-baru ini memperketat aturan, meningkatkan transparansi klub dengan memaksa mereka untuk mempublikasikan informasi keuangan mereka, termasuk pembayaran kepada agen.

“Saya yakin ini adalah satu langkah ke arah yang benar untuk menjamin stabilitas keuangan bagi sepak bola Eropa,” tukasnya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply