Neville Mengaku Sakit Hati Lihat Taktik Mourinho

Neville Mengaku Sakit Hati Lihat Taktik Mourinho

Legenda Manchester United, Garry Neville, menuduh klub lamanya telah meninggalkan tradisi mereka, sejak dilatih oleh Jose Mourinho. Dan hal itu membuat dirinya merasa sakit hati jika menonton pertandingan Setan Merah.

The Red Devils secara tradisional memainkan sepak bola menyerang dengan mengadopsi formasi 4-4-2 atau 4-4-1-1, dengan penekanan pada dua pemain sayap yang memiliki kecepatan. Akan tetapi, Mourinho telah mengadopsi pendekatan yang lebih pragmatis selama waktunya di Old Trafford.

Mengenai hal itu, Neville berpikir bahwa klub telah meninggalkan tradisi hanya untuk mencapai kesuksesan jangka pendek.

“Ajax, Manchester United dan Barcelona adalah tiga kekuatan sepak bola Eropa dalam hal gaya bermain. United selalu bermain dengan formasi 4-4-1-1, 4-4-2, dengan dua pemain sayap. Itu sudah mendarah daging di klub. Jangan mengubahnya, jangan membuat keputusan jangka pendek,” kata Neville.

“Para penggemar tidak senang, stadion mulai kosong dan kemudian mereka berpikir, ‘benar, kami harus menang’, dan mereka mendatangkan Jose Mourinho, yang suka pemain kuat, kuat, dan kuat. Menjual hampir semua pemain Starting-XI, dan Mourinho membawa Lukaku, Matic, Fred, Bailly, gelombang pemain yang sesuai dengan gayanya.

“Katakanlah, Mauricio Pochettino manajer berikutnya, dia suka pemain yang lapar dengan berusia 23, 24 tahun, dia suka bermain dengan tekanan tinggi, dia suka pemain yang bisa menekan dari depan.

“Berapa banyak pemain depan Manchester United yang Anda lihat berlari seperti Tottenham? Mourinho senang untuk bermain sedikit lebih ke dalam dan memiliki pemain dengan fisik yang lebih kuat. Sebagai penggemar Manchester United, sangat menyakitkan untuk ditonton,” imbuhnya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply