Yaya Toure Curiga Guardiola Bersikap Rasis

Yaya Toure Curiga Guardiola Bersikap Rasis

Usai hengkang dari Manchester City, kini Yaya Toure menuding Pep Guardiola bersikap rasis terhadap pemain berkulit hitam asal Afrika.

Pesepak bola Pantai Gading itu resmi hengkang dari Etihad dengan status bebas transfer setelah bermain di kota Manchester selama delapan tahun.

Namun kini Yaya Toure mengakui dirinya kesulitan untuk memahami Guardiola, baik kala masih memperkuat FC Barcelona dahulu atau saat membela The Citizens.

Yaya Toure pun berasumsi Guardiola memiliki masalah pribadi dengan para pesepak bola asal Afrika sebab secara fisik dirinya masih bisa mengikuti tuntutan permainan klub dibandingkan Andres Iniesta yang baru saja meninggalkan Barcelona karena merasa tidak sanggup lagi secara fisik.

“Saya ingin jadi yang pertama yang memecah mitos soal Guardiola,” ujar pria berusia 35 tahun ini pada harian France Football. “Saya mencoba untuk memahami dia dan saya bahkan bertanya soal angka-angka statistik saya pada staf kepelatihan.”

“Ketika saya sadar bahwa angka-angka statistik itu baik dan bagus, baik di sesi latihan dan di pertandingan sebagaimana para pemain yang merumput dan lebih muda dibandingkan saya, saya faham ini bukan perkara fisik semata.”

“Dia kejam ke saya. Apakah Anda akan bersikap demikian kepada Andres Iniesta? Saya sampai pada satu titik di mana saya bertanya-tanya apakah karena warna kulit saya. Saya bukan yang pertama (yang beranggapan demikian), para pemain Barcelona lainnya pun mempertanyakannya.”

“Mungkin kami para pemain Afrika tidak selalu diperlakukan sama oleh orang-orang tertentu. Ketika Anda melihat beberapa masalah yang Guardiola alami dengan para pesepak bola Afrika, di mana pun dia berada, saya menjadi bertanya-tanya.”

“Pep Guardiola terlalu pintar untuk tertangkap basah. Dia tidak akan pernah mengakui (bersikap rasis).”

“Tapi ketika dia memasukkan lima pemain asal Afrika (ke dalam skuad), saya berjanji akan mengiriminya sebuah kue!”

“Terlepas hal itu, Pep suka mendominasi dan ingin para pemain yang patuh mencium tangannya. Saya tidak suka hubungan seperti itu. Saya menghargai pelatih tapi saya tidak akan bersikap demikian.”

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply