Gareth Bale On Fire, Entrenador Real Madrid Akui Galau

Gareth Bale On Fire, Entrenador Real Madrid Akui Galau

Menanjaknya performa Gareth Bale belakangan ini rupanya membuat Zinedine Zidane merasa kegirangan. Meski juru taktik Real Madrid tersebut kini harus menghadapi pilihan sulit untuk menentukan starting XI namun ia justru menyukurinya.

Seperti musim lalu, 2017/2018 bagi Bale masih diwarnai sejumlah cedera minor maupun mayor. Tidak heran di awal hingga pertengahan musim, winger internasional Wales tersebut kesulitan mendapatkan tempatnya lagi di tim utama Madrid. Sejauh ini ia baru menjalani 23 start untuk Los Blancos di berbagai ajang.

Namun mendekati akhir musim, Bale justru bisa menemukan ritme terbaiknya lagi. Jebolan akademi Southampton tersebut dalam delapan penampilan terbarunya sudah membukukan enam gol berikut satu assist. Hal ini membuatnya sudah mengoleksi total 18 gol plus empat assist sepanjang musim dimana hanya Cristiano Ronaldo saja yang punya rekening lebih gemuk (43 gol, 8 assist) di Madrid.

Display teranyar Bale saat dipasang sebagai starter kontra Celta Vigo di jornada ke-37 (13/5) lalu juga luar biasa. Pemain 28 tahun tersebut menjadi inspirasi kemenangan 6-0 timnya di Santiago Bernabeu dengan sebuah brace. Tidak heran saat ditarik keluar di menit ke-72 ia mendapatkan aplaus dari publik tuan rumah.

Tentu dengan kegemilangannya sang pemain Zidane jadi mendapatkan PR tambahan untuk menentukan susunan pemain utama final Liga Champions mendatang. Padahal sebelum kembalinya moncernya Bale entrenador asal Perancis tersebut sudah biasa memasang Ronaldo dan Karim Benzema saja di baris depan.

“Memilih siapa saja yang akan bermain sejak awal untuk final nanti akan jadi pekerjaan yang memusingkan bagiku. Gareth bermain sangat baik dan aku senang dengan itu,” tutur Zidane setelah laga melawan Celta.

“Akan tetapi yang terpenting adalah semua pemain saat ini sedang dalam kondisi oke. Ini situasi yang kuinginkan karena semua pemain siap untuk meledak,” tambahnya lagi.

Sejak fase grup Bale baru punya enam penampilan di Liga Champions dengan tiga diantaranya dimulai dari bench. Terakhir kali ia merasakan jadi pemain inti adalah kala Madrid digebuk Juventus d leg kedua babak delapan besar dengan skor 1-3. Kala itu ia bermain buruk dan harus ditarik keluar di paruh kedua.

Akan tetapi bisa saja Zidane berubah pikiran untuk kembali memasangkannya dengan Ronaldo juga Benzema di lini depan. Meski kemungkinan besar harus menanggalkan Isco Alarcon yang juga vital musim ini namun Bale bisa menambah daya gedor kala Madrid berusaha mempertahankan takhta Eropanya di Kiev, Ukraina, nanti dihadapan Liverpool. (Sumber: Sky Sports)

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply