Polisi Jamin Keselamatan Fans Liverpool di Roma

Polisi Jamin Keselamatan Fans Liverpool di Roma

Masalah keamanan fans Liverpool di Roma menjadi sorotan jelang pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions. Terkait itu, kepolisian memberi jaminan.

Liverpool akan menghadapi AS Roma di Stadio Olimpico, Kamis (3/5/2018) dini hari WIB. Pada leg pertama, The Reds menang dengan skor 5-2.

Tapi kemenangan itu dibayar mahal setelah satu fans mereka, Sean Cox, menjadi korban. Cox disebut mendapat serangan dari ultras Roma yang bertandang ke Anfield pekan lalu dan kini berada dalam kondisi kritis.

Pada leg kedua, fans Liverpool dikhawatirkan mendapat sambutan yang tak ramah dari fans garis keras Roma. Liverpool sendiri mengalokasikan 5.000 tiket untuk fansnya yang ingin menonton langsung ke Italia.

Pihak Liverpool sendiri sebenarnya sudah melarang penggemarnya ke Roma. Tapi mengingat mereka punya fans yang juga fanatik, hal itu bisa saja tak digubris demi mendukung langsung Mohamed Salah dkk. berlaga.

Seperti dilansir BBC, Kepolisian Roma pun menjamin keselamatan fans Liverpool. Mereka mengatakan akan ada 1.200 petugas yang menjaga pertandingan nanti.

“Kami terbiasa mengelola acara-acara seperti ini. Untuk Roma Marathon misalnya, kami mengorganisasi polisi lebih dari 1.000 orang. Untuk derby antara Roma dan Lazio juga sama,” kata Komisioner Ketertiban Publik Giorgio Luciani.

“Kami bisa menjamin keamanan pendukung Liverpool jika mereka menghormati aturan dan membuat hari itu senormal mungkin. Kami tidak meminta sesuatu yang istimewa, hanya meminta mereka menghormati peraturan saja,” jelasnya.

Pihak kepolisian sendiri sudah membuat aturan bagi para fans. Selain mewajibkan mereka punya tiket, fans Liverpool diminta bersikap kooperatif dengan tidak mengibarkan syal atau memasang banner di ruang publik seperti monumen atau air mancur, serta tidak mabuk-mabukan.

“Mereka butuh tiket dan paspor atau kartu identitas. Ini satu-satunya cara untuk bisa masuk ke pertandingan. Tanpa tiket, mereka tidak dilarang menontonnya di pub, bar, atau restoran, tapi tidak di dalam stadion,” tambah Luciani.

“Ini tantangan yang berat, tetapi yang penting bagi kami adalah bisa menikmati dan menjaga kota bagi warga, pendukung, untuk semua orang. Kami hanya ingin itu menjadi hari olahraga yang penting, tidak untuk hal yang lain,” tegasnya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply