Van Gaal Masih Sakit Hati karena Pemain MU Tidak Baca Pesannya

Van Gaal Masih Sakit Hati karena Pemain MU Tidak Baca Pesannya

Louis van Gaal ternyata masih merasa sakit hati, karena para pemain Manchester United tidak membaca surat elektronik (surel) yang ia kirim saat masih menjabat di Old Trafford.

Mantan manajer timnas Belanda itu menghabiskan dua musim bertugas di Old Trafford. Tapi Van Gaal dipecat dan digantikan oleh Jose Mourinho, hanya dua hari setelah memimpin klub meraih trofi Piala FA pertama mereka setelah 12 tahun.

Bagian dari teknik manajerialnya adalah mengirim surel ke pemain yang berisi analisis dan saran menjelang sesi pelatihan dan permainan. Namun mantan bos Barcelona itu kecewa karena sebagian besar pemain hanya mengabaikan pesan yang ia kirim secara pribadi tersebut. “Saya mengembangkan pelacak digital dengan petugas IT saya. Setiap pemain bisa mengakses,” kata Van Gaal kepada Bild.

“Jadi saya memberi setiap pemain kesempatan untuk mempersiapkan percakapan dengan saya di rumah, dan untuk bertemu dengan saya dalam dialog empat mata,” ujarnya.

Ketika ditanya tentang pemain yang tidak menanggapi pesan tersebut, Van Gaal menjawab: “Itu ada juga. Tapi ini membuktikan kurangnya profesionalisme, dan saya kemudian berbicara kepada mereka.”

“Tapi saya sudah melakukannya melalui surel di Bayern. Keyakinan saya adalah bahwa seorang profesional penuh juga ingin hidup secara profesional. Seperti Arjen Robben, dia membaca surelnya,” pungkasnya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply