Tottenham Hotspur Pantau Anthony Martial di Manchester United

Tottenham Hotspur Pantau Anthony Martial di Manchester United

Karir Anthony Martial di Manchester United kini mulai dipertanyakan setelah kedatangan Alexis Sanchez. Tottenham Hotspur pun jadi klub yang terus amati perkembangan bintang asal Prancis itu.

Menurut laporan media Prancis, RMC Sport, Anthony Martial telah mengundurkan diri dari pembicaraan negosiasi kontrak barunya di Manchester United. Seakan mendapat angin segar, Tottenham Hotspur – dan beberapa klub lain – dikabarkan memantau terus situasi pemain itu.

Anthony Martial pernah masuk daftar pemain yang ingin digaet Tottenham Hotspur beberapa tahun silam, sebelum akhirnya ia tanda tangani kontrak dengan Manchester United. Meski kerapkali jadi pemain cadangan, tapi beberapa kali pula Martial berhasil menyelamatkan Setan Merah dari kekalahan.

Martial tercatat telah mencetak 11 gol dan sembilan assist di semua kompetisi musim ini. Pemain yang baru berusia 22 tahun itu dikagumi Spurs sebagai pemain berbakat, bisa bermain bagus di sayap kiri maupun di posisi striker.

Kontrak Martial di Old Trafford dijadwalkan berakhir di pengujung musim 2018/19. Ini berarti, dia harus teken perpanjangan kontrak, atau United harus menjualnya pada musim panas ini.

RMC memperkirakan, kedatangan Alexis Sanchez dari Arsenal pada Januari lalu, telah secara efektif mengurangi waktu bermain Martial. Tentu saja, hal ini sangat mengganggu Martial. Dari sisi gaji, Martial juga hanya kantongi upah sekitar 65 ribu poundsterling per pekan, jauh di bawah Sanchez.

Tentunya, ini menjadi celah bagi Spurs untuk berikan apa yang tak didapatnya di MU saat ini, dengan harapan Martial tertarik dan mau hengkang ke Lilywhites.

Namun, masih menurut RMC, bukan cuma Tottenham yang ingin datangkan Martial. Saat ini, klub Serie A Inter Milan juga tertarik pada Martial, begitu juga Real Madrid. Tapi, dengan asumsi El Real akan melepas Gareth Bale lebih dulu.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply