Patrice Evra Dihukum Tujuh Bulan, Langsung Dipecat Marseille

Patrice Evra Dihukum Tujuh Bulan, Langsung Dipecat Marseille

Patrice Evra dilarang bermain selama tujuh bulan di kompetisi Eropa oleh UEFA dan dipecat oleh klub lantaran menyerang penonton.

Sudah jatuh ketimpa tangga pula. Itulah nasib karir bek kiri Marseille, Patrice Evra. Dia dijatuhi sanksi larangan bermain selama tujuh bulan oleh UEFA, dan tak lama setelah itu dia dipecat oleh klubnya.

Sanksi berat itu didapat Evra ini setelah dia melakukan penyerangan terhadap seorang suporter saat Marseille bertanding melawan Vitoria Guimaraes di Stadion D. Alfonso Henriques pada matchday 4 Liga Europa pada Kamis (2/11).

Mantan pemain Manchester United dan Juventus itu terlihat menendang kepala seorang penonton karena kesal saat dia teman-temannya melakukan pemanasan di pinggir lapangan sebelum pertandingan. Evra pun diganjar kartu merah langsung dan tak bisa tampil di laga itu.

Insiden itu kemudian ditangani oleh UEFA. Dan badan sepakbola tertinggi Eropa itu kemudian menjatuhkan hukuman berat kepada Evra berupa larangan bermain di kompetisi antarklub Eropa selama tujuh bulan ke depan dan dikenai denda sebesar 10 ribu Euro atau sekitar Rp 157 juta.

Menyusul sanksi dari UEFA itu, manajemen Marseille pun mengambil sikap tegas. Mereka langsung memutus kontrak Evra tak lama setelah UEFA mengumumkan hukuman untuk si pemain pada Jumat (10/11) kemarin.

“Dengan kesepakatan bersama, Olympique de Marseille dan Patrice Evra memutuskan untuk mengakhiri kerja sama mereka. Kontrak pemain secara resmi diakhiri,” demikian pernyataan Marseille di situs resmi klub.

Klub itu menyatakan tindakan yang dilakukan Evra sebagai sebuah kesalahan yang tidak dapat dimaafkan. Apalagi Evra merupakan seorang pemain senior yang seharusnya menjadi panutan bagi pemain muda.

“Pada tanggal 2 November di Guimaraes, dia melakukan kesalahan yang tak dapat dimaafkan dengan menanggapi provokasi keterlaluan dari segelintir individu. Meskipun demikian, tidak ada dalam bentuk atau substansi apapun, kesalahan semacam itu bisa dibenarkan, terutama karena dia adalah pemain berpengalaman, yang perilakunya di dalam dan di luar lapangan menjadi inspirasi bagi pemain muda,” tambah Marseille.

Mantan kapten timnas Prancis ini bergabung dengan Marseille dari Juventus pada Januari 2017 lalu. Dia sudah tampil pada 21 pertandingan bersama klubn Ligue 1 itu di semua kompetisi.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply