Antonio Conte Memaki Bajingan ke Jurnalis Soal Gosip Terbaru

Antonio Conte Memaki Bajingan ke Jurnalis Soal Gosip Terbaru

Antonio Conte marah besar setelah membaca gosip bernada adu domba antara dirinya dengan mantan asisten pelatih Chelsea, Steve Holland.

Antonio Conte marah besar setelah muncul gosip yang menyebutkan anak asuhnya mengeluh soal metode kepelatihan kepada Steve Holland.

Manajer asal Italia itu sukses meraih titel Liga Inggris musim lalu bersama asisten pelatih Steve Holland, namun kini timnya kesulitan untuk mengejar Manchester City di puncak klasemen sementara.

Kabarnya para pemain mengeluh dengan beratnya intensitas latihan kepada Holland, yang saat ini menjadi staf kepelatihan Gareth Southgate di tim nasional Inggris.

Holland sendiri sudah mengkonfirmasi ketidakbenaran dari gosip tersebut kepada Conte sehingga mantan pelatih Juventus itu berang bukan kepalang.

“Saya rasa di sekeliling kita banyak orang (jurnalis) yang tidak baik,” ujar Conte pada konferensi pers untuk laga versus Bournemouth.

“Itu benar. Saya pernah melihatnya di masa lalu. Hal serupa terjadi dengan manajer-manajer lainnya. Banyak (jurnalis) bajingan dan mereka mencoba menciptakan masalah antara saya dan klub, saya dan para pemain.”

“Ini menunjukkan kurangnya rasa hormat. Saya bisa menerima kabar soal klub yang siap memecat saya. Saya bisa menerima gosip dengan para pemain, tapi menempatkan orang lain seperti ini, saya yakin itu bukan tindakan benar.”

“Tidak enak rasanya ketika orang ini (Holland) mengirimkan pesan kepada saya dengan berkata ‘Saya minta maaf tapi kabar tersebut tidak benar. Maaf. Jika Anda ingin saya melakukan wawancara (untuk klarifikasi), saya siap’.”

“Kenapa menempatkan orang lain dalam kebohongan ini? Kenapa? Jika Anda ingin menjungkalkan saya, saya siap. Tapi jangan memasukkan orang lain. Saya benci situasi seperti ini.”

Disinggung perihal gosip Carlo Ancelotti yang akan menggantikan dirinya di Stamford Bridge, Antonio Conte tidak khawatir dengan kabar tersebut.

“Saya masih berhubungan dengan Carlo karena ia teman saya. Dia tidak berarti apa-apa (di Chelsea saat ini). Kenapa (menanyakan)? Sejujurnya saya tidak sering membaca berita.”

“Saya tidak peduli jika koran menulis soal masa depan saya. Ini pekerjaan saya. Carlo seorang teman dan saya memiliki rasa hormat yang besar kepadanya.”

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply