Suporter Persita Meninggal, PSMS Disanksi Komdis PSSI

Suporter Persita Meninggal, PSMS Disanksi Komdis PSSI

Pertikaian antar suporter PSMS Medan dan Persita Tangerang berbuntut panjang. Komdis PSSI melayangkan sanksi larangan bermain tanpa suporter dan denda kepada tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut.

Kerusuhan usai pertandingan Persita melawan PSMS pada lanjutan Liga 2 juga melibatkan puluhan prajurit TNI yang bertindak sebagai suporter PSMS di Stadion Mini Persikabo, Cibinong, Bogor, Rabu (12/10).

Dalam video yang viral di dunia maya, puluhan prajurit TNI terlihat terlibat kerusuhan dengan suporter Persita. Sehari setelahnya seorang Persita, Banu Rusman, meninggal dunia.

“Larangan suporter PSMS Medan untuk memasuki stadion 4 kali dan denda Rp30 juta,” demikian pernyataan Komdis PSSI melalui rilis resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (20/10).

Pada kompetisi musim ini, Banu jadi korban suporter kedua yang meninggal dunia. Sebelumnya suporter Persib Bandung Ricko Andrean meninggal usai menjadi korban pemukulan sesama pendukung Persib.

Penganiayaan terhadap Ricko terjadi di sela pertandingan Persib melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, 24 Juli 2017.

Selain itu, rapat Komdis PSSI pada Rabu (18/10), juga mengeluarkan sanksi kepada manajer Bhayangkara FC Sumardji. Ia dinilai bersalah karena mendorong wasit menggunakan dadanya ketika melawat ke markas Barito Putera pada 15 Oktober.

Sumardji dilarang mendampingi Bhayangkara pada lima pertandingan Liga 1. Tak hanya itu, pihak klub juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp75 juta

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply