Jose Mourinho Serang Balik Jurgen Klopp

Jose Mourinho Serang Balik Jurgen Klopp

Manajer Manchester United Jose Mourinho habis-habisan membela skuadnya yang berhasil menahan imbang Liverpool, 0-0. Menurut pelatih asal Portugal itu, justru skuad tuan rumah-lah yang kurang tunjukkan niatnya dalam menyerang.

Kedua tim tak juga berhasil pecahkan kebuntuan sejak awal laga yang berakhir tanpa gol tersbut. Manchester United tercatat hanya lancarkan satu tembakan on target, dan selebihnya, MU memilih tampil bertahan.

Klopp langsung mengkritik taktik permainan MU usai pertandingan. Pelatih asal Jerman itu mengatakan, skuadnya tak akan pernah diijinkan untuk bermain dengan cara yang sangat defensif seperti itu.

Tapi Mourinho punya pandangan berbeda terkait pertandingan itu. Mourinho bahkan menuduh Liverpool terlalu takut untuk lancarkan serangannya, walau the Reds sebelumnya telah berkomitmen untuk tampil menyerang dan cetak gol kemenangan.

“Di babak pertama, saya pikir kami punya kendali, kami mendapat bola, kami pindahkan bola seperti yang kami inginkan, dan mereka juga mendapat banyak peluang tapi berasal dari bola kedua,” ujar Mourinho.

“Kami benar-benar memegang kendali. Punya beberapa peluang berbahaya, beberapa tembakan berbahaya. Di babak kedua saya mengharapkan lebih, tapi apa yang saya takutkan terjadi,” akunya.

Diakui Mourinho, Liverpool bermain dengan lini tengah yang sangat kuat, dan mainkan tiga pemain lini tengah murni. Mereka adalah Emre Can, Jordan Henderson dan Georgino Wijnaldum. Sedangkan MU, hanya punya dua gelandang murni.

“Di babak kedua, mereka masukkan juga [Philippe] Coutinho untuk bermain. Dan saya tidak punya siapa-siapa di bangku cadangan, yang bisa membantu saya mengubah arah permainan. Jadi, babak kedua adalah disiplin taktis dan organisasi, tapi sulit bagi kita untuk bermain lebih banyak. Jadi pada akhirnya, sebuah titik,” ujar Mourinho.

Saya justru menunggu mereka melakukan perubahan ofensif, untuk mencoba lebih banyak, untuk mengambil Can atau Wijnaldum dan membawa Sturridge atau seorang pemain lain. Yang saya tunggu, tapi dia tidak pernah melakukan serangannya,” tegas pelatih asal Portugal itu.

Menurutnya, justru Liverpool yang khawatir dengan serangan balik MU. “Itulah yang saya coba saat saya mainkan [Jesse] Lingard dan [Marcus] Rashford. Saya tidak memiliki cara untuk memperbaiki lini tengah saya, jadi saya hanya mencoba memperbaiki area menyerang,” ujarnya.

Tapi dia tidak memberi saya kesempatan. Saya pikir, dia melakukannya dengan baik. Dia pertahankan sebuah organisasi yang kuat di lini tengah, di mana mereka lebih kuat dari kami, yakni [Ander] Herrera dan [Nemanja] Matic,” tambahnya.

“Liverpool tidak bergerak. Saya menunggunya untuk mencoba dan pecahkan kebuntuan. Dan saat permainan rusak, ini permainan untuk Rashford dan Lingard,” tandas Mourinho.

“Tapi, dia (Klopp) tidak membiarkannya pecah. Dia menahannya dengan ketat. Dia menyimpan ketiga gelandang di sana. Jadi, di sebuah titik, dan dalam maraton panjang ini, satu poin di Anfield baik-baik saja,” tandas Mou.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply