Limbungnya Kondisi Arema

Limbungnya Kondisi Arema

Memasuki Pekan 11, Arema FC masih berada dalam posisi tidak stabil. Sempat melesat pada empat pertandingan awal dengan menorehkan tiga kemenangan dan sekali imbang, Arema kemudian kalah di Pekan 5 atas PSM Makassar. Setelah itu penampilan Singo Edan mulai tidak stabil. Selain cederanya beberapa pemain kunci, banyak faktor yang membuat Arema menjadi limbung.

Pemanggilan para pemain andalan ke timnas U-22, macam Bagas Adi maupun Hanif Sjahbandi, serta cederanya beberapa pemain kunci macam Arthur Cunha da Rocha adalah sebab tidak stabilnya permainan Arema. Mulai absennya Cristian Gonzales, topskorer Piala Presiden 2017, dalam mencetak gol membuat Arema juga menjadi tim yang cukup sedikit mencetak gol dalam ajang Liga 1 2017 ini.

Bersama Persib, Persegres, Perseru, dan Persiba, Arema menjadi tim yang belum mampu mencetak gol sampai dua digit sampai pekan ke-11 ini. Pencetak gol terbanyak tim mereka, Dedik Setiawan, bahkan baru mencetak tiga gol sampai pekan ke-11. Masalah mencetak gol Arema ini bahkan masih tampak dalam laga melawan Perseru Serui di pekan ke-10.

Mendominasi laga dengan total tembakan enam berbanding dua milik Serui (enam tembakan Arema tak ada satu pun yang mengarah ke gawang), serta akurasi operan yang mencapai 75% (unggul 10% atas Perseru), Singo Edan tetap tidak mampu memenangkan pertandingan karena mereka tidak bisa mengakhiri serangan yang mereka bangun.

Buntunya penyerangan mereka yang dikomandoi oleh Esteban Vizcarra, Cristiano Gonzales, dan Dendi Santoso membuat gol menjadi hal yang sulit mereka catatkan dalam ajang Liga 1 2017 ini. Kombinasi antara mereka tidak lagi moncer, seperti halnya ketika gelaran ISC A 2016 silam. Hal ini diperparah dengan kondisi lini pertahanan Arema yang sedikit rapuh.

Dari 10 laga yang sudah dijalani, total Arema kebobolan delapan gol, dengan kebobolan terbesar adalah ketika lawan Persela Lamongan di Pekan 7. Lini pertahanan Arema, terutama ketika Artur Cunha dan Bagas Adi absen, tampak begitu rentan. Pertahanan Arema ini dapat dengan mudah ditembus oleh lawan. Jad Noureddine dan Junda Irawan kerap gagal menjaga ruang kosong yang ada di lini pertahanan Arema.

Namun, sekembalinya Artur Cunha dalam laga melawan Perseru, pertahanan Arema kembali kokoh. Pekerjaan rumah sekarang adalah milik para pemain di lini serang Arema.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply