Marcelo didukung Partner terbaiknya di Real Madrid

Marcelo didukung Partner terbaiknya di Real Madrid

Salah satu penunjang Marcelo mampu bermain baik adalah memiliki patner yang setia mendukungnya. Di Real Madrid maupun timnas Brasil, selalu ada bek tengah atau gelandang bertahan yang rela melindungi area pertahanannya ketika sedang menyerang. Ketika di Brasil, David Luiz atau Gustavo rela mengisi areanya sehingga Marcelo tidak teralu kewalahan.

Sementara di Madrid, selalu ada Sergio Ramos yang rela melindungi area pertahanan sisi kiri ketika Marcelo menyerang. Sementara area yang ditinggal Ramos akan ditutupi oleh Casemiro sebagai gelandang bertahan. Apalagi Ramos dan Casemiro memiliki tugas bertahan yang baik. Sistem itu cukup mampu menghadapi lawan dengan pemain sayap yang lincah dan cepat, meskipun Marcelo konsentrasi membangun serangan bersama Ronaldo.

Ketika berada di wilayah lawan, Marcelo tidak hanya ditugaskan untuk fokus menyerang. Tapi ia juga bertugas sebagai sosok utama yang menekan pemain sayap lawan. Tugas itu dilakukan ketika lawan menguasai bola di sisi lapangan wilayahnya sendiri. Pada bagian itulah Madrid menjadi kesebelasan yang memulai serangan dari sayap. Setelah Marcelo memberikan tekanan kepada sayap lawan dan mendapatkan bola, kemudian serangan bergerak ke tengah dengan cepat.

Pada sistem itulah Marcelo memiliki koneksi lebih dekat dengan Karim Benzema yang sering menjadi penyerang tengah sebagai false nine. Benzema sering bergerak melebar ke kiri ketika menjalani tugas sebagai “penyerang palsu”. Hal itu agar memberikan ruang khusus kepada Marcelo di area depan kotak penalti. Di sana ia bisa menusuk ke jarak antara bek lawan, atau menjadi pemantul umpan satu dua dengan Benzema dan rekannya yang lain.

Marcelo merupakan bek kiri murni yang penuh dengan skill, terutama soal dribble bola. Selama La Liga 2016/2017, Marcelo sanggup melakukan 1,4 dribble sukses per laga dan 2,6 di setiap pertandingan Liga Champions. Begitu pun dengan kemampuannya mengoper bola dan melepaskan umpan silang. Musim ini ia berhasil melepaskan 1,5 umpan kunci di setiap pertandingan La Liga dan 2,1 di setiap laga Liga Champions. Hasilnya, Marcelo sudah menyumbang 10 assist di La Liga dan satu kali di Liga Champions musim ini.

Kemampuan lainnya adalah bisa menahan bola yang baik, sehingga berguna ketika mempertahankan bola di sisi lapangan. Keahliannya itulah yang bisa memberikan ruang bagi rekan-rekannya di sana. Ruang yang membuat rekan-rekannya semakin besar, termasuk dirinya sendiri sebagai salah satu bek kiri bertipikal menyerang terbaik di dunia saat ini.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply