Madura United Bertekad Hapus Memori Buruk

Madura United Bertekad Hapus Memori Buruk

Madura United memiliki catatan kurang oke ketika bertanding di markas Sriwijaya FC Stadion Jakabaring Palembang. Pada laga TSC 2016, Madura United dihajar 5 gol tanpa balas. Lalu, ketika bermain di kandang sendiri juga menyerah 2-5.

Tak ayal, Madura United butuh persiapan dan strategi yang matang guna menghadapi Laskar Wong Kito pada pekan kedelapan Liga 1, Sabtu 27 Mei. Apalagi, Sriwijaya masih dihuni pemain tajam macam Alberto Goncalves dan Hilton Moreira di lini depan.

Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, sudah mewanti-wanti sejak dini agar Fabiano Beltrame dan kawan-kawan melupakan kekalahan pada dua pertandingan musim lalu. AQ berharap timnya memiliki semangat untuk meraih poin di kandang lawan.

“Memori tahun lalu harus dihapus. Kita harus mengamankan satu poin yang dimiliki sebelum bertanding atau rebut semua poin yang ada,” tegas AQ.

Sementara pelatih Gomes Olivera berusaha untuk membalikkan situasi pada pertandingan kali ini. Gomes berujar, kekalahan telak pada kompetisi musim lalu akan diantisipasi dengan beragam latihan dan strategi yang sudah disiapkan.

“Dua kali bertemu Madura United selalu kalah dengan skor besar. Kami ingin tim ini tidak trauma dengan kekalahan musim lalu,” tutur Gomes.

Gomes mengaku sudah menyiapkan tim terbaik guna meraih poin penuh di kandang lawan. Gomes juga tidak risau meski urung diperkuat gelandang tangguh asal Australia, Dane Milovanovic.

“Masih ada Boubacar Sanogo yang mulai menampakkan perkembangan selama latihan. Dia sudah mulai beradaptasi dengan baik,” kata Gomes.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply