Luis Milla Bicara Kasus Abduh Lestaluhu dan Ferdinand Sinaga

Luis Milla Bicara Kasus Abduh Lestaluhu dan Ferdinand Sinaga

Pelatih Timnas Indonesia U-22 Luis Milla angkat bicara soal insiden kekerasan yang belakangan jadi fenomena di kompetisi sepak bola Indonesia. Di mata Milla yang paling penting adalah para pelaku kekerasan tak mengulangi kesalahan yang serupa di kemudian hari.

Sebagai mantan pesepak bola profesional, Milla juga mengakui sulitnya mengendalikan emosi dalam duel sengit. Terlebih ketika harus menghadapi pertandingan penting dan krusial bagi tim.

“Tapi yang paling penting lagi bagi saya kejadian tersebut tidak terulang lagi. Apalagi pemain yang sama mengulang kejadian yang sama, itu sangat disayangkan,” kata Milla saat berbincang-bincang dengan CNNIndonesia.com di sela latihan timnas Indonesia pada tengah pekan ini.

Menurut Milla, tindakan keras yang dilakukan pemain saat pertandingan merupakan hal lumrah. Apalagi untuk pemain muda yang masih mudah terpancing emosinya.

Ketika ditanya apakah Milla akan memanggil pemain-pemain yang terlibat kasus kekerasan di lapangan untuk masuk ke dalam skuat timnas nantinya, Milla tidak menjawabnya dengan gamblang.

“Memilih pemain untuk tim nasional bukan hanya pemain yang terbaik dari segi teknik tapi juga terbaik dari segi kepribadian baik di dalam dan luar lapangan,” sebut pelatih asal Spanyol yang pernah memperkuat klub raksasa sepak bola Spanyol, Real Madrid dan Barcelona itu.

Beberapa aksi kekerasan di lapangan hijau yang paling mencuat sepanjang kompetisi sepak bola di Indonesia tahun ini dilakukan striker PSM Makassar Ferdinand Sinaga dan bek PS TNI Abduh Lestaluhu.

Ferdinand dihukum tidak boleh tampil mewakili PSM di empat laga serta denda Rp10 juta setelah memukul pemain Persela Lamongan Ivan Carlos pada pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar, Minggu (16/4).

Sedangkan Abduh memukul pemain Bhayangkara FC Thiago Furtuoso di Stadion Patriot Candrabhaga pada 29 April lalu. Pemain berusia 23 tahun itu mendapat kartu merah di menit ke-93 plus larangan bermain di lima pertandingan dan denda Rp20 juta.

Jelang laga uji coba menghadapi Kamboja dan Puerto Rico yang bakal digelar Juni mendatang, Milla menyebut akan memanggil sedikitnya lima pemain senior untuk bergabung dengan timnas U-22.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply