Luis Milla Tak Bisa Pilih Madrid atau Barcelona

Luis Milla Tak Bisa Pilih Madrid atau Barcelona

Nama besar Luis Milla tak bisa dipisahkan dari dua klub raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona. Kedua klub sarat rivalitas tersebut pernah menjadi bagian perjalanan karier Milla sebagai pesepak bola profesional.

Meski memulai karier bersama Barca, namun popularitas Milla kian menanjak ketika hijrah ke Madrid. Namun, sosok berusia 51 tahun itu tak mau membandingkan dua klub raksasa Spanyol yang pernah dibelanya itu.

Bahkan, Milla pun tak mau memberikan jawaban andai dirinya diberikan pilihan untuk melatih Madrid atau Barcelona suatu saat nanti.

“Saya tidak bisa memilih. Semua pelatih punya mimpi untuk melatih dua tim itu. Saya tidak bisa memilih,” kata Milla.

Kehadiran Milla di Indonesia pun sempat menuai pertanyaan dari media-media Spanyol. Setelah sukses menangani Timnas Spanyol U-21, Milla justru memilih Indonesia, negara yang tak punya prestasi di sepak bola dunia.

Mengomentari hal tersebut, Milla santai. Baginya, semua orang bisa saja mempertanyakan apapun termasuk kehadirannya di Indonesia. Respons negatif dan positif juga ia terima ketika ia menangani Real Zaragoza pada 2016 lalu.

“Bagi saya, Indonesia adalah negara baru, pengalaman baru buat saya. Saya lebih dulu tinggal di sini selama tiga hari untuk mengenal sebelum akhirnya memutuskan untuk melatih negara ini,” ujar Milla.

Selama kurang dari empat bulan di Indonesia, Milla lebih banyak menghabiskan waktu di Karawaci, Tangerang. Ia tak mau berlama-lama di Jakarta karena tak tahan dengan kepadatan lalu lintas di Ibu Kota Republik Indonesia tersebut.

“Kadang saya ingin ke Jakarta untuk sekadar makan bersama istri atau berakhir pekan, tapi tidak jadi karena terlalu macet. Jadi saya memilih untuk tetap di Karawaci. Saya di sini, latihan di sini, akhirnya waktu saya banyak habis di Karawaci karena di Jakarta sangat macet,” ujarnya.

“Hal positifnya adalah, saya banyak terbantu di sini karena orang-orangnya ramah dan banyak bantu saya. Makanannya juga enak, lalu PSSI banyak bantu saya untuk beradaptasi di Indonesia,” demikian pengakuan Milla.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply