Tersingkir dari Liga Champions, City Ingin Maksimal di Premier League dan Piala FA

Tersingkir dari Liga Champions, City Ingin Maksimal di Premier League dan Piala FA

Tersingkir dari Liga Champions adalah hal yang amat menyakitkan bagi Manchester City. Masih punya kans juara di dua kompetisi lain, City ingin menyudahi musim dengan sebaik-baiknya.

City terhenti di babak 16 besar Liga Champions setelah disingkirkan AS Monaco. Meski skor agregat sama kuat 6-6, Monaco berhak melaju ke perempatfinal lantaran lebih produktif di kandang lawan.

Di leg kedua babak 16 besar, Kamis (16/3/2017) dinihari WIB, City menyerah dengan skor 1-3 di kandang Monaco. Sementara pada pertemuan pertama The Citizens keluar sebagai pemenang dengan skor 5-3.

“Skor agregatnya 6-6. Mereka mencetak lebih banyak gol tandang dan mereka bermain sangat baik. Saya pikir kami adalah tim yang lebih baik daripada mereka, tapi pada saat ini kami tak bermain sebaik yang kami mau di babak pertama. Saya ingin mengucapkan selamat atas kelolosan mereka,” tutur bek City, Aleksandar Kolarov, di situs resmi klub.

“Ini sangat menyakitkan bagi kami pada saat ini dan sebuah hari yang berat, tapi kami harus melihat ke laga-laga berikutnya,” tambahnya.

Setelah City tersisih dari Liga Champions, peluang mereka untuk meraih trofi pada musim ini tinggal bertumpu ke Piala FA dan Premier League. Peluang juara di Piala FA lebih realistis karena mereka telah menembus semifinal dan selanjutnya akan menghadapi Arsenal. Sementara peluang di Premier League tak terlalu besar mengingat mereka tertinggal sepuluh poin dari Chelsea dengan 11 pertandingan tersisa.

“Kami punya dua bulan sampai akhir musim, jadi saya berharap kami akan finis sebaik-baiknya di Premier League dan Piala FA,” imbuh Kolarov.

“Kami harus bekerja keras untuk meningkat di setiap pertandingan dan kita lihat saja pencapaian kami pada akhir musim,” katanya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply