Mane dan Mahrez cetak gol di Piala Afrika

Mane dan Mahrez cetak gol di Piala Afrika

Dua talenta terbaik Afrika, Riyad Mahrez dan Sadio Mane, mencetak gol pada pertandingan Piala Afrika yang berlangsung pada Minggu.

Mahrez, yang terpilih sebagai Pemain Terbaik Afrika pada awal bulan ini, dua kali mencetak gol untuk Aljazair namun timnya harus puas dengan hasil imbang 2-2 dengan Zimbabwe pada pertandingan pembukaan Grup B di Libreville.

Mane, yang terpilih sebagai Pemain Terbaik Afrika peringkat ketiga, mengonversi penalti untuk membuka jalan bagi Senegal menang 2-0 atas Tunisa pada pertandingan yang dimainkan setelahnya, meski penampilan tim papan atas Afrika itu jauh dari meyakinkan.

Kemenangan Senegal sebagian besar berdasar terhadap banyaknya peluang yang disia-siakan tim lawan ketika Tunisia membuang sejumlah peluang setelah tampil dominan pada babak kedua.

“Kami kuat pada babak pertama namun sedikit tergelincir setelah turun minum,” kata pelatih Senegal Aliou Cisse, yang timnya menjadi salah satu favorit untuk menjuarai turnamen ini.

Eksekusi penalti Mane pada menit kesepuluh ditindak lanjuti tandukan kepala dari Kara Mbodji yang menggandakan keunggulan timnya pada menit ke-30, membuat Tunisia menjadi tim pertama yang menelan kekalahan di turnamen ini setelah tiga pertandingan pembukaan berakhir imbang.

Zimbabwe hanya terpaut delapan menit dari meraih kemenangan saat mereka kembali ke putaran final setelah absen 11 tahun, sebelum Mahrez menyamakan kedudukan.

Penyerang Leicester City itu mencetak gol pertama, pada menit ke-12, melalui tembakan kaki kiri yang melintasi mulut gawang dan menuju sudut jauh.

Namun Zimbabwe menampilkan permainan menyerang yang bagus dan menyamakan kedudukan dalam rentang waktu lima menit melalui Kudakwashe Mahachi dan kemudian berbalik unggul ketika Nyasha Mushkewi mengonversi penalti pada menit ke-29.

“Anda menanyakan siapa yang merupakan favorit dan saya menjawab Zimbabwe,” kata pelatih Callisto Pasuwa kepada para pewarta setelah pertandingan.

“Anda semua tertawa. Namun di grup ini, tidak ada tim kecil. Saya berharap bahwa satu angka ini saat melawan Aljazair akan memotivasi para pemain saya untuk tampil lebih baik pada pertandingan selanjutnya melawan Senegal.”

Pertandingan-pertandingan selanjutnya di Grup B akan diselenggarakan di Stade Franceville pada Kamis.

Pada Selasa, juara bertahan Pantai Gading membuka upaya mereka mempertahankan gelar juara di Grup C di stadion baru di Oyem melawan Togo. Pertandingan kedua akan menampilkan Republik Demokratik Kongo melawan Maroko.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply