Satukan Ambisi dengan Roma, Fazio Mau Raih Trofi Lagi

Satukan Ambisi dengan Roma, Fazio Mau Raih Trofi Lagi

Federico Fazio merasa menemukan ambisi yang sama dengan AS Roma, tim barunya. Dia mau jadi juara lagi dan bertekad membantu Roma meraih trofi.

Fazio baru saja bergabung dengan Roma dari Tottenham Hotspur sebagai pemain pinjaman untuk semusim penuh. Dia bisa dipermanenkan Giallorossi jika memenuhi sejumlah klausul tertentu.

Keputusan bergabung dengan Roma tak terlepas dari ambisinya untuk menebus tahun-tahun sulit bersama Spurs. Sejak bergabung pada musim panas 2014, bek asal Argentina itu memang kesulitan nyetel dengan gaya permainan Inggris dan tak banyak bermain.

Musim lalu saja dia menjalani separuh musim dengan tak masuk ke skuat utama. Sampai kemudian dipinjamkan ke Sevilla di musim dingin dan tampil tujuh kali di berbagai ajang.

Sevilla, tim yang sudah dibela sejak sebelum gabung Spurs, memang menjadi tempat spesial untuk Fazio. Di klub inilah bek 29 tahun itu meraih sukses, memenangi dua gelar Liga Europa dan satu titel Copa del Rey.

Di Roma, dia menemukan ambisi yang sama besarnya untuk meraih sukses. Klub ibukota Italia itu sedang dalam misi menghentikan dominasi Juventus di Serie A, yang sudah juara di lima musim terakhir.

“Saya adalah pesepakbola yang kuat, seorang pejuang, dan di atas segalanya saya adalah seorang pemenang. Ke manapun saya pergi, saya selalu ingin memenangi trofi-trofi, itulah sebabnya saya ke sini,” kata Fazio di situs resmi Roma.

“Saya berbicara dengan Walter Sabatini (Direktur Olahraga) dan dia mengungkapkan ambisi dan hasrat Roma untuk menjalani musim yang bagus dan memenangi trofi. Itu adalah faktor besar dalam keputusan saya untuk datang ke sini. Saya sangat ingin untuk memenangi trofi dengan Roma dan semoga itu akan terjadi musim ini,” imbuhnya.

Soal kariernya yang mandek di Spurs, Fazio dengan terbuka mengakui dirinya kesulitan beradaptasi dengan gaya dan kultur Inggris. Dia berharap bisa berproses dengan lebih baik di Italia.

“Saya bergabung Tottenham setelah bermain di Liga Spanyol dan sepakbola Inggris itu jelas berbeda. Setiap liga punya kekhususan dan itu akan sama di Italia,” katanya.

“Saya senang di Inggris. Pertandingannya sangat menuntut fisik, agresif, dan direct. Setelah beberapa tahun saya memutuskan untuk mengambil langkah ini, pindah ke Italia dan Roma. Saya melihatnya sebagai sebuah langkah maju dan saya sangat senang dengan ini,” demikian Fazio.

11 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply