Giroud: Dicibir di Awal, Jadi Pahlawan Kemudian

Giroud: Dicibir di Awal, Jadi Pahlawan Kemudian

Penyerang Prancis, Olivier Giroud, kerap dicibir saat karena tampil kurang oke. Kini, dia sudah membuktikan diri tampil oke layak disebut menjadi pahlawan tim.

Menjelang bergulirnya Piala Eropa, pemilihan penggawa lini depan Prancis harus menempuh jalan panjang. Karim Benzema, striker terbaik Les Bleus, harus ditinggal karena terlibat masalah hukum.

Dengan begitu, pelatih Prancis, Didier Deschamps, cuma mampunyai Giroud sebagai pemain yang menjadi andalan di posisi penyerang tengah.

Sorakan untuk Giroud sudah didapat saat menjalani laga ujicoba sebelum dimulainya Piala Eropa kala melawan Kamerun dan Skotlandia. Padahal, penyerang Arsenal itu sudah membukukan tiga gol dalam dua laga itu.

Giroud kembali tampil oke saat pertandingan pertama melawan Romania. Dia membantu Prancis meraup tiga poin saat berduel dengan Romania, dengan golnya di menit 57.

Puncak cibiran untuk Giroud terjadi di pertandingan kedua Grup A melawan Albania. Prancis memang menang dua gol tanpa balas, tapi tim ‘Ayam Jantan’ meraihnya dengan sudah payah. Dua gol itu dibukukan oleh Dimitri Payet dan Antoine Griezmann di masa injurry time.

Giroud melewatkan sejumlah peluang, hingga disoraki pendukung Prancis. Dia pun lantas ditarik keluar digantikan Andre-Pierre Gignac.

Giroud lantas bersinar saat laga Prancis melawan Islandia di babak semifinal. Tim besutan Didier Deschamps itu menang telak 5-2. Dalam pertandingan di Stade de France, Senin (4/7) dini hari WIB itu, Giroud menyumbangkan dua gol dan satu assist.

Prancis pun akan menantang Jerman di pertandingan semifinal Piala Eropa yang akan berlangsung di Stade Velodrome, Marseille, pada 8 Juli mendatang, pukul 2.00 dinihari WIB.

Dengan penampilan bagusnya itu, Giroud kini masuk dalam bursa pencetak gol terbanyak Piala Eropa. Dia membukukan tiga gol, sama dengan Dimitri Payet dan Gareth Bale. Untuk sementara, Griezmann yang menjadi pemuncak daftar topskor dengan torehan empat gol.

Mengenai penampilan okenya itu, Giroud menyebut pertandingan ini sebagai penampilan terbaiknya untuk Prancis.

“Saya tak tahu apakah ini merupakan performa terbaik saya untuk Prancis. Saya sudah memainkan pertandingan bagus lainnya, tapi ini turnamen besar, jadi ya mungkin ini,” kata Giroud di situs UEFA.

“Saya merasa bagus sejak awal. Kami terbiasa untuk melakukan start buruk, tapi kami bisa kembali dengan cara yang kuat dan harus terus seperti itu. Kami berada di puncak permainan sejak awal pertandingan dan sangat tajam,” imbuhnya.

17 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply