Belgia Kalah Setelah Unggul Lebih Dulu, Ini Komentar Wilmots

Belgia Kalah Setelah Unggul Lebih Dulu, Ini Komentar Wilmots

Sempat memimpin lebih dulu, Belgia akhirnya malah kalah dari Wales sehingga tersingkir dari Piala Eropa 2016. Ini komentar pelatih Belgia Marc Wilmots.

Radja Nainggolan membawa Belgia mendapatkan awal pertandingan yang baik lewat golnya di menit ke-13, Sabtu (2/7/2016) dinihari WIB. Namun, setelah itu Wales bangkit dan berbalik menang berkat tiga gol balasan.

Wilmots menegaskan sebenarnya sudah menerapkan strategi tepat, secara khusus untuk menyiasati ketidakhadiran dua bek berpengalaman–Jan Vertonghen yang cedera dan Thomas Vermaelen yang terkena akumulasi.

Akan tetapi, faktor kematangan dan pengalaman pada akhirnya benar-benar sulit digantikan begitu saja dalam sebuah pertandingan penting macam babak perempatfinal sebuah Piala Eropa.

“Kami sudah punya sebuah strategi bagus, kami mendominasi, main amat bagus di 25 menit awal tapi tiba-tiba kami mundur 15 meter. Saya sudah berteriak-teriak memberi arahan,” kata Wilmots seperti dikutip Soccerway.

“Saya bukan pesulap. Anda tak bisa menggantikan pengalaman dan pertahanan saya punya usia rata-rata 23 tahun. Saya bukannya menyalahkan pemain tapi mereka mestinya jadi seperti mesin yang diminyaki dengan baik.

“Kami harus mengganti 50 persen barisan pertahanan kami, saya bisa memaklumi kami kebobolan gol dari bola mati. Mungkin ada rasa gentar karena mereka masih muda. Entahlah. Tapi sayalah yang menangani tim dan saya kira itulah susunan tim terbaik kami,” sebutnya.

20 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply