Belgia Tak Khawatir Soal Tekanan

Belgia Tak Khawatir Soal Tekanan

Datang sebagai salah satu tim unggulan, Belgia memulai dengan hasil buruk. Ada tekanan besar di laga berikutnya kontra Republik Irlandia.

Belgia takluk 0-2 dari Italia pada laga pertama mereka di Piala Eropa 2016. Hasil itu membuat The Red Devils diselimuti tekanan mengingat statusnya sebagai salah satu tim favorit.

Hasil imbang yang terjadi di laga antara Irlandia kontra Swedia membuat posisi Belgia tak lebih baik. Sebab anak asuh Marc Wilmots kini ada di posisi juru kunci dengan belum mendapatkan poin, sementara satu tiket lolos langsung sudah dipetik Italia yang mengoleksi enam angka.

Belgia mau tak mau harus menang atas Irlandia dalam laga di Nouveau Stade de Bordeaux, Sabtu (18/6/2016) malam WIB nanti demi menjaga kans lolos tetap besar. Hasil itu akan membawa mereka naik ke peringkat dua dengan empat poin, unggul dari Irlandia dan Swedia yang masih akan punya satu angka.

Sebaliknya, kegagalan meraih angka penuh akan membuat Belgia semakin tertekan. Tapi Wilmots tak terlalu mengkhawatirkan faktor tekanan, dia yakin skuatnya sudah terbiasa dengan hal tersebut.

“Saya sudah bermain di empat Piala Dunia, jadi mari ambil yang 2002. Kami memetik dua hasil imbang dan semuanya seolah membunuh kami, jadi kami sudah terbiasa dengan itu,” katanya dikutip Soccerway.

“Ini bukan soal hidup dan mati. Target kami adalah melakukan yang terbaik. Sepanjang waktu tim-tim berusaha keras memenangi berbagai hal, hasil akhirnya bisa di satu sisi atau sisi lainnya.”

“Sebelum datang ke sini saya sudah tahu bahwa itu akan terjadi, ini adalah sepakbola. Itu tidak mengganggu saya dan para pemain saya seluruhnya bermain untuk klub top. Mereka terbiasa dengan tekanan.”

“Tentu saja Anda perlu memiliki kepercayaan diri. Kami belum terlalu banyak menelan kekalahan selama saya menangani. Saya tidak suka kalah dan saya harap bisa melihat sebuah reaksi di lapangan besok,” ujarnya.

25 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply