Pangkostrad Wacanakan Riedl Sebagai Pelatih Timnas

Pangkostrad Wacanakan Riedl Sebagai Pelatih Timnas

Kursi pelatih tim nasional Indonesia yang masih lowong, membuat banyak spekulasi bermunculan mengenai siapa yang akan menjadi arsitek tim Merah Putih.

Terlebih Indonesia kini sudah bisa tampil di ajang internasional lantaran sanksi FIFA telah dicabut, 13 Mei lalu.

Sejauh ini PSSI yang telah kembali aktif dan bekerja, baru menentukan Fachry Husaini sebagai arsitek timnas U-19. Sementara posisi juru taktik Indonesia masih tak berpenghuni.

Namun, Presiden Direktur PS TNI yang baru saja terpilih sebagai ketua Kelompok 85, Letjen TNI Edy Rahmayadi, melontarkan wacana mengenai kemungkinan kembali mendatangkan Alfred Riedl sebagai arsitek tim Merah Putih.

Kelompok 85 adalah mayoritas pemilik suara PSSI yang mendukung terselenggaranya Kongres Luar Biasa (KLB) untuk mereformasi kepengurusan PSSI di bawah pimpinan La Nyalla Mattalitti.

“Pelatih ini sedang kita bicarakan tapi kita tak menunggu KLB dan kita sudah siapkan. Kami (akan menggunakan jasa pelatih) dari luar, Alfred Riedl untuk AFF nanti,” ujar Edy di kantor PT Cilangkap TNI, Selasa (24/5).

Namun, rencana mendatangkan Riedl baru sebatas wacana. Sebab, Edy memahami penujukkan pelatih timnas memang merupakan wewenang PSSI, sebagai federasi sepak bola Indonesia.

Namun, Edy sebagai Ketua Kelompok 85, yang berusaha menekan PSSI untuk melakukan KLB dan mencari ketua umum baru, menyatakan nama Riedl itu telah dipersiapkan menjelang turnamen AFF, November mendatang.

“Kita tak ada komunikasi (dengan Riedl), tapi itu kami siapkan,” ujar Edy menambahkan.

Selain mempersiapkan Riedl, Edy juga menyatakan tim PS TNI saat ini nantinya akan menjadi penyumbang mayoritas pemain timnas U-23, yang akan diturunkan pada Asian Games 2018 mendatang.

“Untuk 2018, Asian Games kan U-23, nanti mayoritas yang main dari PS TNI itu timnya,” ucap Jenderal berusia 55 tahun tersebut.

Nama Edy sendiri merupakan salah satu nama yang disebut-sebut menjadi kandidat kuat untuk maju sebagai ketua umum PSSI baru jika KLB dilangsungkan.

Sebelumnya, salah satu anggota Kelompok 85, Umuh Muchtar (Manajer Persib Bandung), secara terang-terangan menunjukkan dukungannya terhadao Edy.

“Terus terang saja saya punya jagoan dari PS TNI. Terbuka saja tak harus ditutup-tutupi. Beliau (Letjen Edy) itu mumpuni. Waktu di Medan juga sudah 15-16 tahun berkecimpung di dunia sepak bola,” ujar Umuh.

“Pokoknya dia sudah memenuhi syarat. Beliau punya ketegasan, disiplin, dan kejujuran. Jika tentara jelaslah punya dedikasi yang tinggi. Semuanya juga akan lebih transparan.”

31 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply