Pemerintah dan PSSI Ogah Bicara soal KLB

Pemerintah dan PSSI Ogah Bicara soal KLB

Kementerian Pemuda dan Olahraga serta PSSI enggan menanggapi isu Kongres Luar Biasa (KLB) terlalu jauh. Mereka menyerahkan soal KLB kepada anggota PSSI.

Direktur Hukum PSSI, Aristo Pangaribuan, mengatakan untuk KLB suah diatur dalam Statuta PSSI pasal 30. Oleh karena itu, ia tidak ingin mendahului apa yang diinginkan oleh anggota PSSI.

“Soal KLB normatif saja, yang namanya PSSI itu miniatur demokrasi di sepakbola. Sudah diatur dalam Statuta PSSI, syaratnya adalah 2/3 dari pemilik suara,” kata Aristo di Tebet Jakarta, Sabtu, 14 Mei 2016.

Menurut Aristo, jika murni anggota PSSI menginginkan KLB, maka pihaknya tidak bisa menahannya. Aristo menambahkan, sejauh ini dalam agenda kongres tahunan PSSI tidak ada sedikit pun yang menyinggung soal KLB.

PSSI akan melakukan agenda kongres tahunan pada Juni mendatang. Agenda dari kongres tersebut rencananya akan membahas PSSI setelah tidak lagi dibekukan dan disanksi oleh FIFA. Selain itu juga membahas soal menggulirkan kompetisi yang sempat terhenti.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewa Broto, mengatakan sebagai perwakilan pemerintah pihaknya tidak pernah meminta atau berbicara soal KLB. Sebab, menurut Gatot, untuk KLB merupakan ranah dari anggota PSSI.

“Kami tidak pernah membahas soal KLB. Kami serahkan kepada pemilik suara dan anggota PSSI,” kata Gatot di kesempatan yang sama

10 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply