Cerita Legenda Italia Saat Masa Sulitnya di Lazio

Cerita Legenda Italia Saat Masa Sulitnya di Lazio

Kehidupan pesepakbola yang identik dengan gelimangan harta, tak dirasakan bek legenda Italia, Alesssandro Nesta, saat dia masih memperkuat Lazio. Justru sebaliknya, dia pernah merasakan berada di situasi kesulitan finansial, sekalipun sudah menjadi pesepakbola profesional.

Dan perlu diketahui, kepindahan Nesta dari Lazio ke Milan, bukanlah murni kemauan dirinya. Melainkan karena keadaan yang memaksanya untuk meninggalkan ibu kota Italia. Karena, rasa cintanya yang besar untuk Biancoceleste, pria berusia 40 tahun ini berharap bisa kembali ke Lazio.

Namun, Lazio tak juga memanggilnya untuk kembali. “Saya mulai karier di Lazio dan tidak cukup baik. Saya menjadi kapten, tapi kemudian ada krisis di klub, dan saya dalam krisis juga karena banyak klub menginginkan saya. Setiap empat bulan sekali, mereka menelepon saya untuk menjual saya, tapi saya bilang ‘tidak’. Kemudian pada hari terakhir (bursa transfer 2002), aku harus meninggalkan Lazio karena uang di rekening saya sangat sedikit,” ungkap Nesta pada Radio Sei.

“Saya bisa saja bertahan, tapi tidak ada gaji selama satu tahun dan tujuh bulan. Saya menyadari ada bahaya kebangkrutan. Pada hari terakhir jendela transfer, saya harus pergi ke Milan. Setelah itu semua orang bisa menarik kesimpulan sendiri. Saya tidak pernah menjelaskan alasan untuk kepergian saya,” tuturnya.

Kembali meneruskan paragraf pertama soal kepindahannya dari Lazio ke Milan, sebuah kondisi yang memaksanya menuju Milan.

“Kembali? Pada tahun 2007, (Massimo) Oddo adalah kapten Biancoceleste. Kami bertemu di tim nasional dan saya bertanya kepadanya, karena saya keluar dari kontrak, jika Lazio tertarik. Mereka semua menyelinap pergi, tak seorang pun datang ke meja perundingan. Aku tidak pernah meminta uang atau apa pun. Itulah saat di mana sebelum saya menjuarai Liga Champions bersama Milan,” kisahnya.

“Saya telah melakukan periode di Milan, saya baik-baik saja secara fisik tapi semua orang membuat pilihan mereka sendiri. Setelah itu saya punya niat untuk kembali ke Lazio sebelum pergi ke Amerika Serikat (Major League Soccer, pada 2012), tapi saya telah datang sebagai pensiunan. Jadi saya pergi ke Amerika (Kanada, dengan Montreal Impact).”

“Saya tidak tahu apakah Oddo pernah mengatakan kepada mereka, mungkin mereka pikir saya akan meminta upah besar, mungkin pesan tidak pernah mencapai klub. Setiap orang memiliki proyek dan pilihan mereka sendiri. Saya tidak bisa mengatakan bahwa (Presiden Claudio) Lotito menolak saya kembali,” ujar Nesta

25 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply