CEO Bayern Munich merasa Bayer dicurangin

CEO Bayern Munich merasa Bayer dicurangin

Chief Executive Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, merasa keputusan-keputusan dari wasit Cuneyt Cakir sangat merugikan timnya. Ia merasa Bayern dicurangi.

Cakir adalah wasit yang bertugas memimpin laga Bayern vs Atletico Madrid di Allianz Arena, Rabu (4/5/2016) dini hari WIB. Pada laga tersebut, Bayern memang menang 2-1, tapi mereka tetap tersingkir. Dengan agregat 2-2, plus satu gol tandang yang dicetak Antoine Griezmann, kemenangan Bayern di laga itu jadi tidak berarti.

Rummenigge pun meradang melihat gol Griezmann itu. Ia merasa, Griezmann sudah berada dalam posisi offside ketika menerima umpan terobosan dari Fernando Torres.

Hal lain yang bikin Rummenigge kesal adalah penalti yang diberikan Cakir untuk Atletico. Penalti tersebut diberikan setelah Javi Martinez menjegal Torres. Padahal, tekel yang dilakukan Martinez terjadi di luar kotak penalti. Eksekusi penalti Torres setelah itu gagal lantaran ditepis oleh Manuel Neuer.

“Kami merasa sedikit dicurangi,” ujar Rummenigge seperti dilansir Soccerway. “Gol Atletico offside. Pelanggaran yang berbuah penalti itu, pelanggarannya terjadi di luar kotak penalti.”

“Wasit ini menjalani dua pertandingan dalam tujuh hari terakhir. Saya tidak tahu apakah wasit-wasit UEFA itu bisa melakoni terlalu banyak pertandingan atau tidak. Yang jelas, seorang delegasi UEFA bilang kepada saya: ‘Yang dia lakukan itu memalukan’,” kata Rummenigge.

Cakir juga memberikan satu penalti kepada Bayern ketika bek Atletico, Jose Gimenez, melakukan pelanggaran terhadap Martinez. Namun, tendangan yang dilakukan oleh Thomas Mueller ditepis oleh kiper Atletico, Jan Oblak.

27 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply