Indonesia Diyakini Tak Akan Ikut ASL 2016

Indonesia Diyakini Tak Akan Ikut ASL 2016

Wakil Ketua Umum PSSI Hinca Pandjaitan mengklaim Indonesia gagal mengikuti kejuaraan Asean Super League (ASL) 2016. Kepastian itu ia lontarkan seusai menggelar rapat Exco PSSI, Senin 3 Agustus.

Berbicara saat jumpa pers seusai rapat, Hinca menuturkan kegagalan Indonesia untuk berpartisipasi lebih dikarenakan sanksi FIFA yang muncul beberapa bulan lalu.

“Indonesia masih dalam disanksi FIFA per 30 Mei 2015 lalu. Sehingga sepak bola Indonesia tak bisa berpartisipasi di seluruh event internasional untuk sementara waktu,” kata Hinca di Kantor PSSI, Jakarta, Senin (3/8/2015).‬

Meski event se-Asia Tenggara tersebut dijadwalkan bakal berlangsung sekitar Agustus tahun depan. Hinca melanjutkan, pihaknya belum bisa menjamin sanksi FIFA bakal dicabut sebelum kejuaraan itu digelar. Pasalnya, kisruh PSSI dengan Kemenpora masih tetap bergulir sampai saat ini dan terus berkepanjangan.

“Kemudian, sampai saat ini kami juga belum tahu kapan FIFA akan mencabut sanksi itu. Jadi, klub-klub peserta lainnya lebih memilih langsung fokus ke arah digelarnya kompetisi itu,” tandasnya.

Sebelumnya, ASL sengaja diselenggarakan Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) untuk mempertandingkan klub-klub terbaik se-Asia Tenggara plus Australia. Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Singapura, Filipina, Myanmar, dan Australia sudah dijatah mengirimkan dua klub terbaik. Sedangkan, Laos, Kamboja, Brunei Darusalam, dan Timor Leste hanya bisa diwakili satu klub.‬

11 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply