Morata Banjir Pesanan Tiket

Morata Banjir Pesanan Tiket

Momen yang paling berharga bagi penyerang Alvaro Morata untuk Menghadapi Real Madrid. Bukan karena dirinya harus menghadapi Los Blancos yang notebene sudah dia bela sejak musim 2010 hingga 2014 lalu, melainkan karena dia banjir pesanan tiket laga semifinal Liga Champions tersebut.

Maklum, musim ini menjadi kali pertama bagi bomber berusia 22 tahun tersebut kembali ke kota kelahirannya, Madrid. Bukan sebagai penggawa Real lagi, tapi berkostum hitam-putih Juventus yang menjadi rival Real. Makanya, banyak yang tidak ingin kehilangan momentum comeback-nya Morata kali ini.

Karena comeback itu, telepon seluler Morata pun langsung dibuat sibuk begitu drawing semifinal Liga Champions mengharuskan dirinya pulang kampung pada 14 Mei nanti. Ribuan pesan meminta tiket pun masuk di telepon selulernya.

“Ada 3 ribu pesan singkat dari teman-teman saya di Madrid yang menanyakan tentang tiket,” ujarnya, seperti yang dikutip dari AS. Memang, seperti dalam laga-laga biasanya, setiap pemain bisa mendapatkan beberapa lembar tiket pertandingan.

Pun demikian dengan di dalam Liga Champions ini. Makanya, teman-teman Morata di Madrid ingin mencari gratisan ketimbang membeli dengan cara membayar.

Apabila dilihat dari situs resmi Real, realmadrid.com, untuk pertandingan 14 Mei nanti, Madridista harus merogoh koceknya sekitar EUR 75, atau jika dikurskan ke Rupiah nilai jual tiket itu mencapai Rp 1 juta. Itu yang termurah untuk tribun di belakang gawang, dan EUR 100 (Rp 1,4 juta) untuk tribun timur dan barat.

Morata sendiri mengakui bahwa dirinya memang sudah pasti bakal mendapatkan tiket di leg kedua nanti. Namun, dia menyatakan semua tiket pertandingan yang dia dapatkan nanti sudah ada tuannya. ”Saya akan memberikannya untuk keluarga saya yang akan menonton di Santiago Bernabeu,” cetusnya.

Karena, menurutnya, dengan bermain ditonton oleh keluarganya, maka performa dirinya di lapangan pun bisa semakin trengginas. Fokusnya pun bisa 100 persen. ”Saya akan tunjukkan, sekarang saya pemain Juventus, dan saya akan memberikan semuanya untuk Juventus,” cetusnya.

Ambisi untuk menyingkirkan Real dari babak semifinal Liga Champions musim ini bisa jadi memotivasi Morata. Empat musim di Real, Morata hanya bermain 37 pertandingan di Primera Division.

Dia lebih sering dimainkan di Real Madrid Castilla dengan 83 caps-nya di tiga musim Segunda Division B. Meski demikian, Morata mencoba menyingkirkan jauh-jauh kata balas dendam di dalam laga nanti.

Sebaliknya, dia menatap laga tersebut seperti laga-laga biasanya yang diakoni Juventus, yaitu memenangi setiap laga. ”Sekarang kami di semifinal, dan tahun ini target final harus direalisasikan. Kami fokus 100 persen dengan tugas ini,” tegasnya.

28 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply